oleh

NENGENAL PERGURUAN SILAT BUDI SUCI SUMATERA BARAT

Dirangkum dari berbagai Nara Sumber.
By: HENDRA FIRMANTO

PERGURUAN SILAT BUDI SUCI (PSBS) merupakan salah satu perguruan silat batin atau kerohanian yang sudah berkembang sejak zaman dulunya. Aliran perguruan ini memadukan olah pernafasan, olah gerak & olah kebatinan dengan amalan doa melalui zikir.

Untuk masuk Budi Suci harus masuk dalam 4 tahahapan unsur yaitu:
Syariat, Hakikat, Tarikat dan Makrifat.

SYARIAT
Adalah Syarat.
Tubuh yang tampak seperti Ayam dengan bumbu masaknya, beras yang di tanak jadi nasi, air putih, kue yang memenuhi unsur 7 (tujuh) rasa, bunga yg melambangkan Dunia, peniti tangan.

HAKIKAT
Adalah makna yang ada di dalam syariat tersebut.

Ayam disembelih menurut Syariat Islam. Niat hanya kepada ALLAH SWT semata mata. Bertujuan untuk membersihkan dada si Jama’ah agar ayat Al Qur’an bisa mudah masuk kedalam dada dan batang tubuhnya.

TARIKAT
Adalah jalan masuk Ayat kedalam batang tubuh si calon anggota Budi Suci (BS). Melalui amalan doa dan zikir kepada ALLAH SWT.

MAKRIFAT
Adalah pemusatan akal untuk mencari, pemikiran untuk memilah baik buruknya, dan pangana (ingatan) untuk menetapkan dan Meng Esa kan ALLAH SWT, dan Syarat wajib masuk Budi Suci (BS) ini secara Khafah adalah ISLAM dan bersyahadatnya Batin Kepada Allah, sebab Budi Suci Adalah Ilmu Para Wali dan Orang Sufi untuk menyebarkan Islam di Nusantara pada waktu dahulunya.

Secara ilmiah, Silat Budi Suci memanfaatkan Energi tenaga listrik yang mempunyai tegangan tinggi yang ada dalam diri.
Dengan adanya kekuatan yang timbul dari gelombang listrik itu, maka musuh yang mempunyai niat salah akan terpental dan terjatuh, seperti halnya menghasilkan sebuah tegangan magnet yang diadu berlawanan kutup.

Baca juga :  Hikmah Dibalik Larangan Mudik Lebaran Masa Pandemi

Begitu tingginya kekuatan dari dalam tubuh, dapat menimbulkan tenaga yang maha dasyat. Tidak salah kalau seorang anggota Budi Suci itu berzikir. Dalam berzikir mempunyai tingkatan-tingkatan amalan sesuai dengan perkembangan anggota yang mempelajarinya.

Perguruan Budi Suci merupakan tenaga batin atau kerohanian. Sebab, kekuatan yang ditimbulkan perpaduan olah gerak, pernapasan dengan amalan doa dan menyebutnya bukan Tenaga Dalam karena masih menggunakan amalan diiringi metode olah napas.

Tenaga batin, adalah kekuatan luar biasa yang merupakan anggota kelengkapan ditubuh manusia sebagaimana halnya panca indra dan anggota tubuh lainnya. Tenaga batin bisa dibangkitkan melalui jurus-jurus silat yang dipadukan dengan olah nafas serta konsentrasi, dengan memohon keridhoan Allah SWT.

Karena itu, pengamalan Budi Suci berdasarkan kepada Al-Quran dan Hadist serta selalu berzikir. Dalam pelaksanaan zikir memakai suatu metode yang terdapat dalam ilmu Sufi.

Metode pengamalannya dinamakan tarikat yang khusus mutlak diperlukan untuk amalan itu.

Aliran perguruan tenaga batin Budi Suci, mempunyai 10 jurus yang perlu diketahui setiap anggotanya. Masing-masing jurus tersebut, juga mempunyai amalan doa yang dilakukan melalui zikir.

Namun, sebelum memasuki amalan doa jurus yang akan dizikirkan, setiap anggota harus lulus zikir pondasi atau zikir awal. Hal ini bertujuan, agar diamalkan lebih berfaedah dan bermakna. Seperti dengan perguruan silat aliran tenaga bathin lainnya, Budi Suci juga mempunyai larangan dan pantangannya.

Baca juga :  Keberkahan Ramadhan Dalam Pendidikan dan Teknologi

Larangan dan pantangan yang harus dihindari anggota Budi Suci itu, adalah melawan kepada kedua orang tua, melakukan zina, meminum minuman yang memabukkan, berjudi, berdusta dan melanggar larangan Agama Islam.

Syarat utama jadi anggota Budi Suci adalah beragama Islam dan mengerjakan Salat. Kalau larangan dan pantangan itu dilanggar, maka dampaknya akan dirasakan.

ALIRAN perguruan tenaga bathin Budi Suci berkembang di Sumatera Barat, khususnya kota Padang sekitar tahun 1976. Orang – orang yang telah berjasa mengembangkannya adalah Tuangku Khaidir dan Buya M. Noer.

Kedua guru ini belajar dari Buya Baharudin sekitar tahun 1960-an, dan Buya Baharudin menuntut Budi Suci kepada Buya Syai’un di Palembang. Diatas Buya Syai’un itu ada tiga tokoh yang sangat berjasa sekali dalam pengembangan aliran Budi Suci, yaitu Syekh Siddiq, Syekh Arsyad dan Syekh Imran.

Tuangku Khaidir membawa Budi Suci ke Sumatera Barat sekitar tahun 1970-an dengan dua murid pertama nya, yaitu Nurdin Nong dan Syofyan yang pada tahun 1976 pergi ke Padang mengembangkan Budi Suci, tepatnya di Mata Air yang sekarang ini menjadi Sekretariat Pusat Ikatan Pencak Silat Budi Suci (IPS-BS).

Sedangkan Bagindo Bujang pun ikut mengembangkan Budi Suci di Pasir Sebelah Koto Tangah. Murid dari Syofyan, adalah Artis (Dt. Rajo Indo), Arpis, Akmal Men dan Asril. Pengangkatan Artis Dt. Rajo Indo menjadi guru, dilakukan oleh Tuangku Khaidir dan kemudian Nurdin Nong, murid dari Tuangku Khaidir didatangkan ke Padang dan bersama-sama mengembangkan Budi Suci. Keberadaan Budi Suci tidak hanya di Mata Air dan Pasir Sebelah saja, tapi menyebar dalam bentuk sasaran.

Baca juga :  ARTIKEL PRAMUKA : GUDEP PRAMUKA JUGA PERLU DIAKREDITASI

Berkat kegigihan Artis Dt. Rajo Indo yang ketika itu sudah diangkat menjadi guru, beliau bersama dengan yang lainnya mengurus izin latihan. Pada tanggal 22 Juli 1978, keluar izin latihan dari Polsek Teluk Bayur dan pada tahun itu juga diajukan izin ke Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) untuk bergabung.

Pada tanggal 4 April 1985, Perguruan Budi Suci yang selama ini berlatih bersifat sasaran diterima menjadi anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat.

Diterimanya Budi Suci menjadi anggota IPSI, karena ada unsur pencak silat nya, maka resmi lah Perguruan Budi Suci menjadi Ikatan Pencak Silat Budi Suci (IPS-BS).

Selanjutnya IPSBS ditunjuk menjadi koordinator seluruh Perguruan Budi Suci yang membuka sasaran, maka dilakukan pendekatan dan pengalangan seluruh Perguruan Budi Suci yang ada.

Kemudian tanggal 4 Januari 1992, Pengurus IPSBS dikukuhkan IPSI Sumatera Barat yaitu oleh Ketua Umum IPSI Sumbar H. Bulkaini HA. Kini Perguruan Budi Suci terus berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Beberapa lokasi sasaran Budi Suci Sumatera Barat yaitu:
Padang, Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Pasaman Timur, Solok, Solok Selatan, Sawah Lunto, Sijunjung, Tanah Datar, Bukittinggi, Agam, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Dumai, Pekan Baru, Batam, Tembilahan, Jakarta, Malang, Bagan Siapi-Api dan beberapa Kabupaten juga kota kota besar lainnya menyebar di Indonesia & Manca Negara yang tidak disebutkan satu persatu.

MAKRIFAT MERUPAKAN ANUGRAHNYA. AMALAN MU PERSEMBAHAN UNTUK DIRIMU.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 komentar

  1. Perguruan Budi Suci Pertama kali di bawa oleh Buya Bagindo Rajo Bujang pada tahun 1973 di sungai garinggiang , Pariaman.
    Di Kota Padang Budi Suci pertama kali dikembangkan oleh buya Datuk Sasti Karman, murid Buya Yahya di Muaro Padang tahun 1974. Buya
    Buya Yahya adalah murid Buya Bagindo Rajo Bujang.

    Sejarang singkat masuknya Budi Suci di Sumatera Barat dapata di simak melalui video link berikut

    https://youtu.be/WAZtC3spHIs

  2. saya salah satu pengamal budi suci dari seikh kemas muhktar amin atau yg sering di sebut datuk bangka seikh kemas di turunkan ilmunya dari seikh ahmad albadawi almakii syeik kemas turun kemuridnya yg namanya bpk hendrik saleh yg membawa ilmu budi suci ini kelombok kemudian berkembang dilombok di bawah ustad sedah dilobar dan dilotim bpk halimah konon dulu bpk presiden RI yg pertama sempet belajar budi suci saat beliau di asingkan penjajah belanda taipi beliau hanya baru sampai tingkatan tawaddu budi suci datuk bangka ini tidak menggunakan silat pisik cukup hanya menggunakan gerak nafas untuk tingkat dasar tingkat lanjutan cuku dgn senjata niat musuh sudah dapat di jatuhkan yg penting kita istiqomah dlm mengamalkan amalan wirid dan zikir kpd Allah kerjakan yg diprintahkan Allah tinggalkan laranganNya dan dlm wirid zikir hanya mengharap ridho Allah tdk ada embel2 lain dan ikhlas dlm menjalankannya insya Allah ilmu ini barokah apakah budi suci yg di sumatra barat ini alisannya sama?

  3. Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, salam sejahterah bagi kita semua, Salam persaudaran antar umat beragama, terkhusus untuk kita umat ilam, dan indonsesia, setelah saya melihat dan cancari saudara saya yang seperguruan sama saya, saya sedikit pesimis, karena saya tau silat budi suci ini adanya di pelosok yang jauh dari tehnologi, tetapi alhamdullilah saya menemukan para teman-teman, saudara, baik guru atau pembimbing, saya cukup merinding ketika saya tahu kalau silat budi suci ini masih ada dan terus ada untuk hal kebaikan diri sendiri, lebih-lebih untuk orang banyak, saya cukup puas dengan ajaran yang saya dapat dari SBS ini walau saya sekarang tidak ikut serta lagi dalam pelatihan dan pendalman perkembangannya, setidaknya saya selau menuntut kebaikan dari apa yang saya dapatkan, dan semoga kita bisa menajdi manusia yang lebih baik lagi, amin yarabbalamin, salam dari saya, perwakilan sumatera selatan, muara enim, kecamatan kelekar, desa suban baru
    Wassalamualaikum warrahmatulahi wabarokatuh

  4. Assalamualaikum salam asbusi saya mau menanyakan BS yang ada di daerah jakarta utara atau bekasi dimana saya dari palembang mau silaturahmi

  5. I simply want to mention I am just beginner to blogging and site-building and absolutely savored your web blog. Likely I’m likely to bookmark your blog . You really come with amazing writings. Bless you for revealing your blog site.

  6. My programmer is trying to persuade me to move to .net from PHP. I have always disliked the idea because of the costs. But he’s tryiong none the less. I’ve been using Movable-type on a variety of websites for about a year and am concerned about switching to another platform. I have heard fantastic things about blogengine.net. Is there a way I can import all my wordpress posts into it? Any kind of help would be greatly appreciated!

News Feed