oleh

SEBANYAK 86 ORANG WARGA 50 KOTA TERSESAT DAN BELUM KEMBALI DARI HUTAN BUKIT SWAIYAN

Lima Puluh Kota, (Nagaripost)  – Sebanyak 86 orang warga kabupaten Limapuluh Kota, dikhabarkan tersesat dihutan gunung Bukit Swaiyan, yang sedang mencari lokasi objek wisata dan sumber mata air, yang turun masuk hutan. Sabtu (3/10), sampai berita ini turun belum ada khabar tanda-tanda kembali.

Dalam rombongan yang 86 orang ada wanita dan remaja. Rombongan berangkat Sabtu kemaren sekitar pukul 08.00 Wib, sampai sore dan malam rombongan tersebut masih belum pulang, masyarakat sudah menelusuri kedalam hutan, namun belum bertemu.

Saat dihubungi tim BPBD Lima Puluh Kota melalui telepon seluler dari peserta sekitar pukul 20.30 Wib masih dapat berkomunikasi, dimana dengan informasi yang diterima rombongan itu sudah kehabisan makanan.

Informasi yang sama disampaikan ke BPBD Kabupaten Agam dan pihak BPBD Kabupaten Agam dan lembaga lainnya turun langsung bersama rombongan memberikan pertolongan.

Sebanyak 30 orang, dipandu 3 orang yang mengetahui seluk-beluk hutan dari Jorong Babukik, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sabtu malam itu tim turun kehutan, tapi masih belum ditemukan.

Tim pencari rombongan yang tersesat arah bukit Swaiyan yaitu perbataran Bukit Kamang Magek dengan Swaiyan kabupaten Lima Puluh Kota terpaksa beristirahat di bukit Batu Bajak. Namun belum membuahkan hasil.

Minggu (4/10) pagi tim pencari kelompok kedua turun bersama melanjutkan pencarian warga yang hilang teraedat di rimba bukit Swaiyan daerah Limapuluh Kota yang berdampingan dengan Kabupaten Agam sudah berangkat sekitar jam 07.00 wib masuk hutan.

Ikut bersama Tim Satgas BPBD Agam, TNI/Polri, dan KSB serta masyarakat sekitar Kamang Magek yang bergabung dengan Basarnas Limapuluh Kota yang turun 2 tim menuju Batuhampa dan Kamang Magek.

 

 

Sumber : Y2

Editor : Lia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *