oleh

Polsek Matur Berhasil Meringkus Bajing Loncat di Kelok 44 Maninjau

Matur, (Nagaripost) – Akhirnya tertangkap juga komplotan bajing loncat yang sering melakukan aksi selama ini dikawasan kelok-kelok 44 kabupaten Agam provinsi Sumatera Barat.

Hal ini diketahui tertangkap setelah beroperasi melompat naik kemobil L 300 yang membawa barang dagangan dari Matur ke Bayur pada Jumat (6/8) sekitar pukul 03.00 Wib dinihari di kelok 29 jorong Kuok III Koto Matur Mudik.

Peristiwa tertangkapnya pelaku bajing loncat dikelok 44 dipimpin Kapolsek Matur Iptu Yance Masri bersama Kanit Intel Chairul Amri yang memburu dengan segera dan pelaku dapat dipatahkan saat meluncur dikelok 30 menuju Maninjau.

Kapolsek Iptu Yance Masri saat konfirmasi diruang kerjanya, Jum’at (6/8) mengatakan kalau pelaku bajing loncat yang berhasil diringkus oleh ada 3 orang pemuda dengan memakai pick up dari Matur menuju Maninjau.

Pelaku yang diringkus dengan inisial JE (21), RP (25) dan MI (23) saat ini sudah diamankan oleh pihak berwajib dalam sel di Mapolsek Matur.

Baca juga :  Tim Satresnarkoba Polres Agam Berhasil Amankan YD di Rumah Kontrakannya

“Pelaku bajing loncat menurut pengakuan mereka ada 5 orang dan saat ini sedang dicari serta diminta segera melapor atau menyerahkan diri,” kata Yance Masri.

Satu orang pelaku bajing loncat dikelok 29 RP (25) sebelumnya telah diringkus dalam jeruji besi di Polsek Matur, namun saat itu berusaha melarikan diri dan akhirnya tertangkap juga.

Pelaku yang ditangkap saat mencuri dagangan Afrianti sewaktu menjelang subuh, yang diketahui setelah sesampai di pasar Bayur turun dan melihat tali terpal plastik penutup barang dalam mobil pick up L300 sudah robek dan terlihat 1 karung terung, 1 karung buncis dan cabe tidak ada dalam bak mobil barang.

Pagi itu juga Afrianti langsung menelepon Desi, anaknya berada dirumah di Padang Gelanggang Embun Pagi bahwa barang dagangan amak hilang dan segera diperintahkan untuk melapor ke Polsek Matur.

Kapolsek Matur saat menerima laporan anak Afrianti si Desi sekitar jam 10.00 Wib langsung memerintahkan anggota bersama Desi beroperasi ke Pasar Lawang saat hari pasar pada Jumat pagi untuk mencek kalau pelaku menjual hasil curian ke toke.

Baca juga :  4 ORANG WARGA BAWAN DIAMAN DI POLRES AGAM, DIDUGA MENCURI SAWIT KEBUN PLASMA NINIK MAMAK BAWAN

Desi didampingi anggota Polsek langsung menuju kedai salah seorang toke pengumpul cabe di pasar Lawang dan kebetulan karung cabe orangtuanya bercirikan tulisan 18.5 Kg langsung menjadi barang bukti bagi anggota Polsek Matur.

“Saat ditanyakan kepengumpul cabe di Pasar Lawang Ridwan, dia membeli dari tersangka,” terang Kapolsek Matur.

Pelaku selesai menjual cabe di pasar Lawang langsung bergerak menuju Maninjau dengan membawa hasil curian yang belum terjual terung dan buncis yang disembunyikan disemak-semak di Sidang Tangah.

Kemudian Kapolsek Matur saat itu juga menerima informasi kembali ada 3 orang dengan mobil pick up dari Matur menuju Maninjau, bergerakan yang dicurigakan itu segera kapolsek bersama Kanit Intel melakukan pengejaran didampingi 4 orang anggota dari belakang.

Saat pengejaran kapolsek dengan kanit intel melihat pick up sedang meluncur arah ke Maninjau dan langsung ditodong mobil yang bersangkutan untuk segera berhenti dan langsung dibawa ke Mapolsek Matur bersama barang bukti yang dibawa dalam mobil pick up itu.

Baca juga :  Polisi Amankan Penculik Bayi Berusia 25 Hari di Trenggalek

Setelah diringkus dan diperiksa ternyata dihari jam yang sama ada pula korban yang terkena bajing loncat.

Hal ini hasil laporan korban kepada polsek Matur kehilangan 2 kantong asoy cabe diperkirakan berisi 5-8 kg. Berarti Jum’at subuh itu terdapat 2 mobil yang dirampas melintas di kelok-kelok tersebut.

Dari data yang diperoleh Nagaripost.com, ternyata sipelaku berasal dari daerah nagari yang sama di Matur Mudik kecamatan Matur.

Selidik punya selidik ternyata salah satu pelaku bajing loncat RP (25) sebagai residifis yang pernah melarikan diri saat dalam jeruji besi sebelumnya.

Kini 2 pelaku yang melarikan diri sedang dicari keberadaannya dan 3 pelaku sudah masuk jeruji besi bersama barang bukti dan pihak korban sudah dimintai keterangan untuk diproses lebih lanjut. (Y2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed