oleh

Gelar Operasi Gabungan Lancang Kuning-21 di Perairan Kepri

-Nusantara-391 Dilihat

Batam, (Nagaripost) – Dalam mendukung penegakan kedaulatan maritim Republik Indonesia, terkhususnya diwilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).

Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjung Pinang, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri, bersama Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam menerjunkan sepuluh kapal dan sea rider dalam operasi gabungan Lancang Kuning-21.

Keterlibatan kapal-kapal perang ini tidak lain dalam melakukan pengamanan bersama diwilayah perbatasan Selat Singapura dan Malaka selama kurun waktu dua pekan dengan tujuan untuk menangkal dan menindak pelanggaran hukum dilaut.

Operasi ini juga merupakan tindak lanjut atas penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal TNI Andika Perkasa, dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam konteks kegiatan kolaborasi atau sinergitas operasi bersama.

Baca juga :  PLN Sumsel, Jambi & Bengkulu Siap Dukung Diskon Tagihan

Selain kapal-kapal canggih yang memiliki spesifikasi bagus, kegiatan Operasi Lancang Kuning-21 ini juga melibatkan sebanyak 200 unsur pasukan patroli gabungan dari berbagai instansi.

Adapun unsur tersebut diantaranya dari Kanwil DJBC Khusus Kepri, KPU Bea Cukai Batam, Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Tanjung Balai Karimun (TBK), PSO Bea Cukai Batam, Lantamal IV, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam dan Lanal TBK.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV, Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan, melalui Wakil Komandan Lantamal (Wadanlantamal) IV, Kolonel Marinir Andi Rahmat M, mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk sinergitas Bea Cukai dan TNI AL demi pengamanan di Selat Singapura dan Malaka.

Baca juga :  Bangkitan Koperasi, Pemprov Lampung Dorong KPRI Saptawa Jadi Model Daerah

“Kegiatan operasi bersama ini untuk menjaga sinergitas Bea Cukai dan TNI AL khususnya Lantamal IV. Kami mohon doa restunya, semoga operasi ini bisa berjalan dengan lancar, aman, dan berhasil dengan maksimal,” kata Kolonel Marinir Andi. Kamis (30/12) dilokasi usai upacara pelepasan ratusan unsur pasukan patroli gabungan, di Dermaga 99 Pelabuhan Batuampar, Batam.

Adapun kapal-kapal yang terlibat operasi bersama Lancang Kuning-21 itu diantaranya Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapor, KAL Nipah, KAL Pelawan dan satu

Sea Rider dari Lantamal IV Tanjung Pinang. Sedangkan dari pihak Bea Cukai melibatkan kapal patroli BC 20011, BC 9002, BC 10022, BC 1410, BC 7004, BC 10017 dan kapal patroli BC 1001. (R)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.