oleh

Ribuan Minuman Beralkohol Tak Miliki Izin, Diamankan Polda SumBar

Padang, (Nagaripost) – Polisi Daerah (Polda) provinsi Sumatera Barat berhasil mengamankan ribuan minuman beralkohol berbagai merek yang tidak mempunyai izin, disalah satu tempat di kota Padang.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto SIK, Jumat (14/1) saat menggelar konferensi pers di Polda Sumbar.

“Minuman beralkohol tersebut, didapat dari cafe D, saat Ditreskrimsus Polda Sumbar melakukan kegiatan penyakit masyarakat, yang bertempat dijalan Kampung Sebelah kelurahan Kampung Pondok kecamatan Padang Barat,” katanya didampingi Kasubdit Ditreskrimsus, Kompol Albert Zai SIK dan Kasubbid PID Pembina, Joni R.

Disebut, dari cafe itu petugas mengamankan sebanyak 2.165 botol minuman berbagai merek golongan B beralkohol 5 hingga 20 persen.

Baca juga :  2 ANGGOTA TNI KODIM 0304/AGAM, JADI KORBAN PEMUKULAN BELASAN OKNUM CLUB MOGE HOG

“Jadi cafe tersebut tidak memiliki izin dan didalamnya sebanyak dua ribu lebih kita dapati minuman beralkohol tersebut,” ujarnya.

Kabid Humas menerangkan, dalam operasi tersebut diamankan pemilik Cafe D yang berinisial A (57).

“Saat di cafe D, kita berhasil mendapati 742 botol minuman beralkohol. Saat dilakukan pengembangan kerumah pemilik cafe. Kita juga dapati sebanyak 1.423 botol yang masih dikardus,” tuturnya.

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan, A mengaku sudah melakukan perdagangan minuman beralkohol tersebut selama 3 bulan yang di belinya dari sebuah perusahaan di Pekanbaru.

“Minuman beralkohol tersebut dia beli dari Pekanbaru dengan cara transfer uang dan barang dikirim pakai tranportasi darat,” sebutnya.

Adapun total harga barang bukti yang berhasil diamankan Polda Sumbar sebanyak Rp.277.000.000 rupiah.

Baca juga :  PECAH TELUR AWAL TAHUN 2021 PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA, OPS RESNARKOBA POLRES AGAM BERHASIL AMANKAN 3 PELAKU

“Saat ini tersangka dan minuman keras berbagai merek tersebut sudah diamankan di Polda Sumbar,” pungkasnya.

Atas hal tersebut, tersangka terancam Pasal 106 Ayat 1 Jo Pasal 24 Ayat 1 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Perubahan Atas UU RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman pidana 4 tahun penjara. (Z)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed