oleh

Seorang Pelajar SD di Plasma Manggopoh Dimangsa Buaya

-Agam-254 Dilihat

Agam, (Nagaripost) – Seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) Nisa (9) warga Plasma jorong Padang Madani nagari Manggopoh kecamatan Lubuk Basung kabupaten Agam, Sumatera Barat diduga dimangsa buaya muara (crocodylus porosus). Senin (17/1) pagi pukul 06.30 Wib, saat mandi di Sungai Batang Masang.

Wali Jorong Padang Madani, Mustaman mengatakan warga saat ini masih mencari jasad siswa kelas tiga SD itu di sepanjang sungai.

Ia menyebutkan, kejadian berawal saat korban beserta kakaknya atas nama Neli (16) sedang mandi pagi untuk pergi sekolah di Sungai Batang Masang dengan jarak 50 meter dari rumahnya.

Saat sedang mandi itu, korban dibawa buaya ketengah sungai dan kakak korban sempat menarik tangan korban, namun Neli tidak sanggup menyelamatkan korban.

Baca juga :  Pemkab Agam Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

“Karena tidak mampu menyelamatkan korban, kakaknya langsung berteriak histeris dan saya langsung kelokasi, karena jarak rumah saya cukup dekat dan saya langsung bisa kelokasi,” ujarnya.

Dijelaskan, sempat melihat buaya itu dengan warna hitam, panjang sekitar empat meter dan lebar 30-40 centimeter diarah bawah lokasi mandi korban. Beberapa menit setelah itu, buaya belum terlihat muncul sampai sekarang.

Walinagari Manggopoh, Ridwan menambahkan pihaknya telah melaporkan kejadian itu ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam dan Polres Agam.

“Tim sedang menuju lokasi untuk mencari keberadaan korban,” katanya.

Kepala Resor KSDA Agam, Ade Putra menambahkan pihaknya sedang bersiap melakukan penanganan dan sedang menjemput peralatan yang sebelumnya menangani konflik manusia dengan harimau di Salareh Aia kecamatan Palembayan.

Baca juga :  Komisi IV DPRD Agam Kunjungi SDN 06 Lasi Mudo Candung

Langkah pertama dilakukan akan mengupayakan pencarian jenazah korban bersama tim terkait lainnya. Selanjutnya akan melaksanakan identifikasi lapangan untuk mengetahui faktor penyebab kejadian dan upaya penanganan lainnya.

“Kami turut berduka atas kejadian yang menimpa korban dan mengimbau warga lainnya agar berhati-hati ketika beraktivitas disekitaran sungai tersebut,” sebutnya.

Lanjutnya, ia menuturkan Sungai Batang Masang merupakan salah satu habitat buaya muara selain sungai Batang Antokan. Penyempitan habitat terutama dibagian muara menyebabkan satwa buaya muara menyebar kehulu-hulu sungai dan anak sungai. (S)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed